Resensi Film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) - Sutradara Riri Riza

Ada Apa Dengan Cinta 2
(Riri Riza)



Judul Film                : Ada Apa Dengan Cinta 2

Sutradara                  : Riri Riza

Produser                   : Mira Lesmana

Penulis                      : Mira Lesmana, Prima Rusdi

Rumah Produksi        : Miles Production, Legacy Pictures

Genre                         : Drama Romance

Pemeran                     :

Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Adinia Wirasti, Titi Kamal, Sissy Prescillia, Dennis Adishwara

Tanggal Rilis                : 28 April 2016

Durasi                          : 124 Menit

Ringkasan Cerita :Cinta dan Rangga, dua orang remaja yang saling mencintai terpisahkan selama 14 tahun. Cinta saat ini tengah menikmati kesibukannya sebagai pemilik gallery sederhana yang ada di Jakarta. Suatu hari Cinta bersama Milli, Maura dan Karmen sedang berkumpul di caffe. Di hari itu cinta memberikan 2 pengumuman, pertama Cinta memiliki rencana untuk mengajak sahabatnya berlibur ke kota Yogyakarta dan yang kedua Cinta memberitahu sahabatnya bahwa Cinta telah dilamar oleh lelaki yang saat ini menjadi kekasihnya yaitu Trian.

Sedangkan Rangga berada di New York, yang sedang berbinis dengan rekannya dengan membuka sebuah kafe kopi dengan satu pegawai wanita. Rekannya yang melihat Rangga sedang dalam keadaan yang kacau dan berantakan, memberikan masukan kepada Rangga, supaya Rangga mulai menulis lagi dan kembali ke Indonesia untuk menyelesaikan beberapa hal yang belum terselesaikan yang mengganggu pikirannya. Ketika kafe itu buka, datang seorang wanita Indonesia yang mengaku bahwa dia adalah adik tiri Rangga, adik tirinya datang membujuk Rangga untuk menjenguk ibunya yang selalu menanyakan Rangga, namun Rangga terus menolak.

Cinta dan teman temannya siap untuk berangkat ke jogja dan sebelumnya mereka pergi ke makam Alya sahabatnya yang telah meninggal 5 tahun lalu karena kecelakaan. Sesampainya mereka di jogja, mereka menjalani rencana yang telah dibuat oleh Cinta.

Rangga memutuskan untuk kembali menulis, dan kembali ke Indonesia, sesampainya di Jakarta, ia segera menuju alamat rumah Cinta yang dulu, namun sayang Cinta tak lagi tinggal di situ. Kemudian Rangga pun segera pergi ke jogja dengan menaiki kereta api.

Keesokan harinya mereka memberitahukan kepada Cinta tentang keberadaan Rangga, dan meminta Cinta untuk bertemu dengan Rangga untuk menyelesaikan persoalannya 9 tahun lalu dengan Rangga, namun Cinta menolaknya. Pada malam hari Cinta, Mili, Maura, dan Karmen mendatangi sebuah pameran galeri, pada pameran galeri ini Rangga bertemu dengan Cinta karena Karmen yang meminta Rangga untuk bertemu dengan Cinta, ketegangan terjadi, Cinta pergi meninggalkan galeri dan langsung mengemas barang-barangnya sesampainya di Villa. Saat mengemas barang barangnya pertengkaran terjadi antara Cinta dengan Karmen, namun Cinta menyadari bahwa apa yang dilakukan Karmen adalah benar. Sehingga akhirnya Cinta pun mau menemui Rangga.

Sehari sebelum kepulangan Cinta dan teman temannya ke Jakarta, Cinta memutuskan untuk bertemu dengan Rangga di sebuah kafe. Rangga berusaha menjelaskan alasan atas sikapnya sambil mengajak Cinta berjalan jalan mengitari Jogja, ketegangan sempat terjadi diantara mereka, namun Cinta menyadari bahwa mereka bukan lagi sepasang kekasih yang sedang berantem, sehingga Cinta pun kembali berbaikan dengan Rangga, mereka bercerita banyak hal tentang kehidupan mereka 9 tahun yang lalu, dan mereka menghabiskan waktu sangat lama hingga subuh untuk mengitari kota jogja sambal mengobrol, ditengan obrolan mereka Rangga memberikan sebuah surat kepada Cinta sebagai hadiah untuk Cinta. Mereka terbawa perasaan kembali seperti 9 tahun yang lalu.

Pikiran dan hati Cinta masih terjanggal karena Rangga, ia masih memiliki perasaan itu pada Rangga tetapi statusnya sudah bertunangan yang sebentar lagi akan menikah dengan Trian. Ia dirundung kebingungan saat Rangga memintanya beretemu sebelum ia kembali ke Amerika. Akhirnya malam sebelum keberangkatannya Rangga menemui Cinta di galeri miliknya, meminta kesempatan kedua pada Cinta. Tetapi Cinta menolaknya dengan alasan bahwa ia sebentar lagi akan menikah dengan orang lain. Rangga pun pergi meninggalkannya dengan kecewa dan bertemu dengan Trian di pintu depan galeri. Trian yang menyadari kedatangan Rangga bertengkar hebat dengan Cinta dan ia mengerti atas sikap aneh Cinta setelah kembali dari Jogja. Rangga yang sudah di bandara untuk kembali ke Amerika. Ia selalu menanti kehadiran Cinta untuk mecegahnya pergi, tetapi Cinta tak kunjung datang. Dijalanan Cinta mengalami kecelakaan karena mengendarai mobil dengan mengebut, tetapi tidak terjadi kecelakaan serius.

Satu purnama kemudian, musim salju di Amerika. Rangga terlihat sedang melayani di kafenya dengan pegawainya dan temannya, saat temannya memberitahu bahwa pegawai kafe itu akan dinaikan gajinya dan ia berteriak kegirangan sembari memluk Rangga saat itulah Cinta muncul di pintu kafe Rangga. Dan pergi lari keluar kafe karena menganggap Rangga telah bersama perempuan lain. Rangga mengejarnya, sampailah mereka di central park. Rangga menjelaskan bahwa wanita tadi hanya pegawainya. Cinta pun mengerti dan menjelaskan maksud kehadirannya. Cinta mengakui perasaannya pada Rangga yang tidak pernah pudar, Mereka pun memutuskan untuk kembali bersama setelah 9 tahun berpisah.
 
Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan :
Film ini sangat lekat sekali dengan cerita percintaan dan persahabatan. Selain itu film ini juga menjunjung nilai seni dan kebudayaan, puisi Aan Mansyur, band Hip-hop Kill the DJ dan yang sangat. Latar tempat yang dipilih dalam pembuatan film ini juga menarik memperkenalkan spot-spot yang indah di Yogyakarta yang jarang sekali dikunjungi oleh warga Yogyakarta itu sendiri seperti Gereja Ayam.

Kekurangan :
Kekurangan dari film ini adalah banyak detail detail cerita yang tidak disampaikan dalam film ini sehingga cukup membingungkan penonton, seperti meninggalkan Alya, hubungan 9 tahun yang lalu yang dijalin oleh Rangga dan Cinta.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.