Resensi Novel Anis Matta - Mencari Pahlawan by Haryanto

Mencari Pahlawan
(Anis Matta)


Pengarang        : Anis Matta
Kata pengantar : Taufiq Ismail
Penerbit            : The Tarbawi Center
ISBN                  : 979-98251-9-5

Sinopsis

Apakah pahlawan (sama halnya pemimpin) itu dilahirkan atau diciptakan oleh kondisi yang ada di sekitarnya, itulah yang menjadi bagian substansi tulisan yang di buat seorang pemikir muda islam dan juga kebetulan aktivis utama sebuah partai ini.

Yang perlu digaris bawahi dalam tulisan ini, adalah pernyataan bahwa semua pahlawan itu adalah manusia biasa. Meskipun kita ingin meneladani beberapa segi dari kehidupannya, sang pahlawan tak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, tentulah sangat tidak bijaksana bila pahlawan di “kultus individu” kan. (Seperti) “Presiden seumur hidup” bagi Soekarno, atau atau “Bapak Pembangunan” bagi Soeharto.
Pada tingkat masyarakat, nilai-nilai kepahlawanan itu hendaknya senantiasa disosialisasikan sehingga muncul kader-kader yang dapat membawa Indonesia keluar dari krisis multi dimensi ini.
Dr. Asvi Warman Adam (peneliti senior LIPI).

Biodata Anis Matta-mencari pahlawan


Muhammad Anis Matta, lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968. Menyelesaikan pendidikan dasarnya di Welado, Bone, lalu melanjutkan ke pesantren Muhammadiyah "Darul Arqam Gombara, hingga selesai pada tahun 1986. Setamat dari Gombara, ia pergi ke Jakarta, dan menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Syariah, Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab. Sebuah lembaga yang berada di bawah Universitas Imam Muhammad bin Saud, Saudi Arabia.

Setelah lulus pada tahun 1992, ia aktif di berbagai kegiatan. Salah satunya menjadi Sekretaris Jenderal Partai Keadilan, tahun 1998-2003. Pada tahun 2000 ia mengikuti program Pertukaran Politisi Muda di Amerika dari American Council for Young Political Leader (ACYPL). Di masa itu ia juga mengikuti Kursus Singkat Angkatan (KSA) IX Lemhanas. Sesudah itu ia menduduki jabatan serupa di Partai Keadilan Sejahtera.

Dalam berbagai kesempatan, ia juga melakukan da'wah ke berbagai negara, seperti Amerika, Jepang, Australia, dan juga beberapa negara di Eropa.

Di antara karyanya adalah Konsep Seni dalam Islam (tulisan bersama dalam "Ruh Islam dalam Budaya Bangsa"), Festival Istiqlal, Jakarta, 1995. Kumpulan Cerpen Intifadhah (terjemah), Jakarta 1995. Juga Wawasan Islam dan Ekonomi (tulisan bersama untuk mata kuliah Agama Islam-Ekonomi Islam), pada Program Studi Ekstension FE-UI (1997), Sepanjang Hari Bersama Allah: Seni Berdo'a (1997), Biar Kuncupnya Mekar Menjadi Bunga (2000), Membangun Karakter Muslim (2002), Model Manusia Muslim Abad 21 (2002), danMenikmati Demokrasi (2003).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.